Saat Kesempatan Datang, Saya Tidak Punya Dry Powder

Saat Kesempatan Datang, Saya Tidak Punya Dry Powder
Belakangan ini saya menyadari bahwa kesalahan terbesar saya bukan berada pada saham yang saya beli, melainkan pada cara saya mengelola keseluruhan AUM. Saat itu saya mengalokasikan hampir seluruh dana investasi ke tujuh saham. Keputusan tersebut terasa cukup rasional bagi saya. Dari apa yang saya lihat, kondisi ekonomi global maupun Indonesia masih relatif baik. Saya tidak melihat ada masalah besar yang berpotensi mengganggu pasar dalam waktu dekat. Kalau dipikir kembali, mungkin ada satu hal yang tanpa sadar ikut memengaruhi keputusan saya. Saya terlalu ingin uang saya segera bekerja. Ada keinginan untuk mempercepat pertumbuhan aset, sehingga menyimpan kas dalam jumlah besar terasa seperti kesempatan yang terbuang. Akibatnya, porsi dry powder yang saya siapkan menjadi sangat kecil. Lalu keadaan berubah. Salah satu peristiwa yang cukup memengaruhi sentimen pasar saat itu adalah munculnya kekhawatiran terkait penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia. IHSG mengalami penurunan yang cukup …