Ketika Kepercayaan Menjadi Faktor Terpenting
Bulan ini, Juli 2026, saya merasa pasar modal Indonesia sedang berada di persimpangan yang menarik. Di satu sisi, valuasi banyak saham sudah jauh lebih murah dibanding beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, kepercayaan investor belum benar-benar pulih. Yang paling saya perhatikan bukan sekadar naik atau turunnya IHSG, melainkan bagaimana pasar bereaksi terhadap kredibilitas kebijakan. Kabar bahwa S&P tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia dengan outlook stabil memang memberikan sedikit angin segar. Setidaknya ada sinyal bahwa kondisi fiskal Indonesia masih dianggap cukup kuat dan tekanan yang terjadi beberapa bulan terakhir belum mengubah fondasi ekonomi secara permanen. Namun, saya juga tidak bisa mengabaikan fakta bahwa lembaga pemeringkat lain sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran mengenai kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia. Artinya, kepercayaan investor belum sepenuhnya kembali. Di saat yang sama, perhatian pasar global juga tertuju pada inflasi Amerika Serikat, …